Selasa, 25 September 2012

Motivasiku :)

Motivasiku masuk FK dan hal yang membuatku akan bertahan di FK ini

1.      Karena cita-cita
Sejak kecil saya sudah bercita-cita ingin menjadi seorang dokter, bukan karena statusnya yang cukup terkenal dimasyarakat tapi karena saya ingin menjadi seorang dokter yang mempunyai hati yang lembut, dapat menolong orang yang sakit.
            Waktu kecil saya sering diberi pertanyaan oleh orang-orang tersekat, “kalau anti sudah besar mau jadi apa ?”, jawaban saya langsung bisa ditebak karena saya langsung berkata “saya mau jadi dokter”.
Mungkin ini memang cita-cita saya sejak dulu, ada dua alasan sederhana ketika sewaktu kecil menjawab demikian. Keduanya berkaitan dengan profesinya seorang dokter. Dalam pikiran masyarakat muncul opini bahwa dokter itu merupakan sosok yang kaya, kaya hati maupun kaya materi. Secara hati, dokter merupakan perantara kesembuhan seseorang. Secara materi, kehidupan seorang dokter nyaris tidak pernah kekurangan, bahkan berlebih.
Saya ingin menjadi seorang dokter yang dicintai oleh masyarakat. Itulah alasan  mengapa semangat saya begitu menggebu-gebu ingin menjadi seorang dokter.
Menurut saya dokter yang dicintai itu adalah dokter yang selalu berusaha untuk tulus, ikhlas, bertanggung jawab dan kuat dalam keahliannya menyembuhkan orang sakit.

2.      Dukungan dari Orangtua
Dukungan orangtua sangat berpengaruh dalam proses belajar saya.
Alhamdulillah saya bersyukur bisa terlahir dikeluarga yang bercukupan, bisa membiayai saya sampai difakultas kedokteran ini. Dan mendukung cita-cita saya sejak dulu dengan memberikan sarana dan prasarana yang baik dalam belajar sehingga saya tidak kesulitan untuk belajar.
Saya bersyukur, saya akan berusaha dengan sungguh-sungguh sambil belajar dan berdoa. Saya tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini. Saya akan berusaha untuk membuat orang tua saya bangga dan tidak menyesal telah melahirkan saya kedunia ini.
Semangat saya berkobar untuk kedua orangtua saya, adik-adik saya, keluarga besar saya, saya tidak akan mengecewakan mereka semua. Saya akan berusaha dengan sungguh sungguh dan semoga Allah meridhoi perjalanan saya di Fakultas Kedokteran ini.
3.      Karena biaya
Saya semangat belajar karena saya tidak ingin uang orangtua saya terbuang dengan sia-sia, saya ingin mereka mendapatkan buah yang manis dari hasilnya menyekolahkan saya selama ini sampai kuliah.
4.      Lebih berakhlak dan memelihara nilai-nilai istiadat
Ketika saya menginjakkan kaki pertama kali di Fakultas kedokteran UMI, saya merasa bahwa inilah awal dari perjuangan saya, tanpa akhlak yang baik menjadi seorang dokter pasti kita akan menjadi dokter yang sia-sia dimata masyarakat. Makanya semenjak saat itu saya mulai merubah kebiasaan buruk saya dan lebih menundukkan diri, tidak menyombongkan apa yang kita punya dan belajar menjadi muslimah yang baik.
Saya juga disini lebih bisa memelihara nilai-nilai istiadat dan mampu menghargai itu semua.
Dengan ini saya begitu bersemangat ingin menjadi seorang dokter. Dokter yang memelihara akhlak dan budi pekerti.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar