Bioetik
“EXTRAORDINARY
MEASURE”
Oleh :
SITI
HARDIYANTI BAHARUDDIN
110.212.0157
FAKULTAS
KEDOKTERAN
UNIVERSITAS
MUSLIM INDONESIA
MAKASSAR
2013
EXTRAORDINARY MEASURE
Film ini menceritakan sebuah keluarga
yang dimana sepasang suami istri John Crowley dan Aileen Crowley yang mempunyai
3 orang buah hati. Dua diantaranya mengidap penyakit genetik yang biasanya
mengakibatkan kematian ketika pasien tersebut berumur 9 tahun. Penyakit genetik
ini dikenal sebagai “Pompe Desease”. Belum ada pencegahan yang bisa dilakukan
oleh pihak medis, namun di film ini kita melihat perjuangan seorang ayah yang berani
mengambil risiko untuk memperjuangkan keselamatan anak-anaknya.
Setelah beberapa pekan ayahnya
menemukan seorang dokter yang mempunyai penelitian yang bisa menyembuhkan
penyakit pompe tetapi akibat dari keterbatasan biaya, penelitian itu sampe
sekarang belum berhasil dibuktikan.
Dengan keteguhan dan kepercayaan diri,
sang ayah akhirnya memutuskan untuk mencari jalan agar dapat membiayai
penelitian tersebut. Caranya yaitu dengan bekerja sama dengan salah satu
perusahaan Bio-Tekhnologi. Perusahaan tersebut bersedia menanggung biaya
penelitian dokter itu.
Sang ayah mengharapkan penelitian
tersebut berhasil dan bisa menyelamatkan setiap keluarga yang mempunyai anak
yang mengidap penyakit Pompe Desease.
Saya berharap ending dari film ini
yaitu berhasilnya penelitian sang dokter untuk penyembuhan penyakit pompe
desease, dengan menemukan obat yang bisa digunakan tidak hanya untuk bayi saja
tetapi untuk anak-anak John Crowley yang berusia 6 tahun dan 8 tahun.
Penokohan
1.
John
Crowley
Karakter John Crowley dalam
kisah ini adalah seorang ayah yang mempunyai sifat yang tidak mudah putus asa,
bekerja dengan sungguh-sungguh, berjiwa teguh, dan yang paling penting yaitu
melakukan apapun yang terbaik untuk anak-anaknya. Dia seorang ayah dari tiga
orang anak, bekerja di bidang marketing dari sebuah perusahaan. Dalam film ini,
sisi humaniora sangat terlihat jelas pada sosok John Crowley, dia sangat
antusias mencari pengobatan yang terbaik untuk anak-anaknya. John Crowley
sebagai seorang yang bekerja dibidang pemasaran mempunyai sikap profesionalisme
yang baik. John Crowley rela berhenti bekerja demi keberhasilan penelitian yang
dilakukan oleh dr. Sronehill.
2.
Dr.
Stonehill
Merupakan seorang dokter yang
sedang meneliti tentang enzim yang dapat menyembuhkan pasien yang menderita
pompe desease. Karakternya dalam film ini yaitu sikapnya yang keras kepala,
tempramental, dan egois. Etikanya menyebabkan dia tidak disukai oleh teman
sejawatnya yang sama-sama meneliti penyakit ini. Dokter ini sadar ketika
bertemu dengan Megan (anak dari Jhon), dia ingin langsung membuktikan
penelitiannya tentang kesembuhan pasien pompe desease. Adapun aspek humaniora
dari dokter ini yaitu menghilangkan rasa egoisnya yang tinggi demi
menyelesaikan penelitian ini untuk kesembuhan orang-orang yang menderita pompe
desease.
3.
Aileen
Crowley
Istri dari John Crowley
sekaligus ibu dari 3 orang anak, yaitu Megan, John dan Patrick. Dua diantaranya
mengidap pompe desease yaitu Megan dan Patrick. Aileen adalah sosok ibu yang
mampu menahan egonya demi kesembuhan anak-anaknya, dia berusaha keras mendukung
suaminya, menjaga anak-anaknya, dan membuat keluarganya merasa nyaman. Dia
sosok ibu yang berusaha sekuat tenaga untuk kesembuhan putra putrinya.
4.
Megan Crowley
Putri dari pasangan John
Crowley dan Aileen Crowley. Saat ini
berusia delapan tahun, mengidap penyakit pompe desease yang sama dengan
adiknya, patrick. Megan adalah anak yang sangat baik, periang, tak pernah sikap
yang sedihm dan terus berjuang melawan penyakit yang dideritanya.
Keterbatasannya untuk berjalan tidak mengurangi rasa percaya dirinya untuk
tetap hidup layaknya manusia normal lainnya.
5.
Patrick
Crowley
Patrick adalah anak ketiga
dari pasangan John Crowley dan Aileen Crowley yang juga mengidap penyakit yang
sama halnya dengan kakaknya yaitu pompe desease. Patrick sering mengalami
kesakitan karena fisiknya yang kurang sehat dibandingkan dengan kakaknya megan
yang bisa menerima keadaan.
Banyak perbedaan antara megan
dan patrick, patrick yang sekarang sakit sudah tidak mampu menggerakkan tangan
kirinya akibat penyakitnya yang menyerang perkembangan otot, sedangkan Megan
masih bisa menggerakan tangannya walaupun itu agak sulit baginya.
6.
John
Crowley Jrl
John merupakan putra pertama.
Dia merupakan anak yang normal dan tidak mengidap penyakit genetik seperti yang
dialami kedua adiknya tersebut. Dia merupakan kakak yang sangat peduli dan
sayang kepada adik-adiknya, itu terlihat ketika ayahnya membutuhkan sejumlah
uang untuk berhasilnya penelitian, dan dia pun menjual barang kesayangan
miliknya untuk diberikan kepada ayahnya. Dia sangat menyanyangi kedua adiknya
tersebut dan tidak mau kehilangan adiknya tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar