Rabu, 20 Februari 2013

tugas bioetik "analisis film EXTRAORDINARY MEASURE"



Bioetik

“EXTRAORDINARY MEASURE”

Oleh :
SITI HARDIYANTI BAHARUDDIN
110.212.0157

FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA
MAKASSAR
2013






EXTRAORDINARY MEASURE
Film ini menceritakan sebuah keluarga yang dimana sepasang suami istri John Crowley dan Aileen Crowley yang mempunyai 3 orang buah hati. Dua diantaranya mengidap penyakit genetik yang biasanya mengakibatkan kematian ketika pasien tersebut berumur 9 tahun. Penyakit genetik ini dikenal sebagai “Pompe Desease”. Belum ada pencegahan yang bisa dilakukan oleh pihak medis, namun di film ini kita melihat perjuangan seorang ayah yang berani mengambil risiko untuk memperjuangkan keselamatan anak-anaknya.
Setelah beberapa pekan ayahnya menemukan seorang dokter yang mempunyai penelitian yang bisa menyembuhkan penyakit pompe tetapi akibat dari keterbatasan biaya, penelitian itu sampe sekarang belum berhasil dibuktikan.
Dengan keteguhan dan kepercayaan diri, sang ayah akhirnya memutuskan untuk mencari jalan agar dapat membiayai penelitian tersebut. Caranya yaitu dengan bekerja sama dengan salah satu perusahaan Bio-Tekhnologi. Perusahaan tersebut bersedia menanggung biaya penelitian dokter itu.
Sang ayah mengharapkan penelitian tersebut berhasil dan bisa menyelamatkan setiap keluarga yang mempunyai anak yang mengidap penyakit Pompe Desease.
Saya berharap ending dari film ini yaitu berhasilnya penelitian sang dokter untuk penyembuhan penyakit pompe desease, dengan menemukan obat yang bisa digunakan tidak hanya untuk bayi saja tetapi untuk anak-anak John Crowley yang berusia 6 tahun dan 8 tahun.








Penokohan
1.    John Crowley
Karakter John Crowley dalam kisah ini adalah seorang ayah yang mempunyai sifat yang tidak mudah putus asa, bekerja dengan sungguh-sungguh, berjiwa teguh, dan yang paling penting yaitu melakukan apapun yang terbaik untuk anak-anaknya. Dia seorang ayah dari tiga orang anak, bekerja di bidang marketing dari sebuah perusahaan. Dalam film ini, sisi humaniora sangat terlihat jelas pada sosok John Crowley, dia sangat antusias mencari pengobatan yang terbaik untuk anak-anaknya. John Crowley sebagai seorang yang bekerja dibidang pemasaran mempunyai sikap profesionalisme yang baik. John Crowley rela berhenti bekerja demi keberhasilan penelitian yang dilakukan oleh dr. Sronehill.
2.    Dr. Stonehill
Merupakan seorang dokter yang sedang meneliti tentang enzim yang dapat menyembuhkan pasien yang menderita pompe desease. Karakternya dalam film ini yaitu sikapnya yang keras kepala, tempramental, dan egois. Etikanya menyebabkan dia tidak disukai oleh teman sejawatnya yang sama-sama meneliti penyakit ini. Dokter ini sadar ketika bertemu dengan Megan (anak dari Jhon), dia ingin langsung membuktikan penelitiannya tentang kesembuhan pasien pompe desease. Adapun aspek humaniora dari dokter ini yaitu menghilangkan rasa egoisnya yang tinggi demi menyelesaikan penelitian ini untuk kesembuhan orang-orang yang menderita pompe desease.
3.    Aileen Crowley
Istri dari John Crowley sekaligus ibu dari 3 orang anak, yaitu Megan, John dan Patrick. Dua diantaranya mengidap pompe desease yaitu Megan dan Patrick. Aileen adalah sosok ibu yang mampu menahan egonya demi kesembuhan anak-anaknya, dia berusaha keras mendukung suaminya, menjaga anak-anaknya, dan membuat keluarganya merasa nyaman. Dia sosok ibu yang berusaha sekuat tenaga untuk kesembuhan putra putrinya.
4.     Megan Crowley
Putri dari pasangan John Crowley dan Aileen Crowley.  Saat ini berusia delapan tahun, mengidap penyakit pompe desease yang sama dengan adiknya, patrick. Megan adalah anak yang sangat baik, periang, tak pernah sikap yang sedihm dan terus berjuang melawan penyakit yang dideritanya. Keterbatasannya untuk berjalan tidak mengurangi rasa percaya dirinya untuk tetap hidup layaknya manusia normal lainnya.

5.    Patrick Crowley
Patrick adalah anak ketiga dari pasangan John Crowley dan Aileen Crowley yang juga mengidap penyakit yang sama halnya dengan kakaknya yaitu pompe desease. Patrick sering mengalami kesakitan karena fisiknya yang kurang sehat dibandingkan dengan kakaknya megan yang bisa menerima keadaan.
Banyak perbedaan antara megan dan patrick, patrick yang sekarang sakit sudah tidak mampu menggerakkan tangan kirinya akibat penyakitnya yang menyerang perkembangan otot, sedangkan Megan masih bisa menggerakan tangannya walaupun itu agak sulit baginya.
6.    John Crowley Jrl
John merupakan putra pertama. Dia merupakan anak yang normal dan tidak mengidap penyakit genetik seperti yang dialami kedua adiknya tersebut. Dia merupakan kakak yang sangat peduli dan sayang kepada adik-adiknya, itu terlihat ketika ayahnya membutuhkan sejumlah uang untuk berhasilnya penelitian, dan dia pun menjual barang kesayangan miliknya untuk diberikan kepada ayahnya. Dia sangat menyanyangi kedua adiknya tersebut dan tidak mau kehilangan adiknya tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar